Apa yang Terjadi Saat Tubuh Kehilangan Kolagen? Efek Negatifnya Menyerang Kulit dan Tulang

- 30 April 2022, 18:00 WIB
Apa yang Terjadi Saat Tubuh Kehilangan Kolagen? Efek Negatifnya Menyerang Kulit dan Tulang
Apa yang Terjadi Saat Tubuh Kehilangan Kolagen? Efek Negatifnya Menyerang Kulit dan Tulang /pixabay/congerdesign

JOMBANG UPDATE - Banyak orang rela mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan asupan kolagen bagi tubuh.

Apa yang terjadi pada tubuh yang kehilangan kolagen? Bila memperhatikan peran kolagen pada kulit, akan tampak berbagai hal negatif yang terjadi karena kehilangan protein ini.

Oleh karena itu, berikut ini JOMBANG UPDATE menginformasikan beberapa manfaat penting kolagen dan apa yang terjadi saat protein ini berkurang.

Dikutip dari Healthline, tubuh secara alami memproduksi kolagen dan bisa memperolehnya dengan mengkonsumsi sumber makanan tertentu seperti kulit ayam, kulit ikan, atau suplemen kolagen.

Baca Juga: Mengenal Manfaat Vitamin C untuk Kulit, Bukan Hanya Nutrisi Sekunder

Baca Juga: 3 Tutorial Membuat Masker Wajah Sendiri untuk Tipe Kulit Berminyak hingga Berjerawat

Produk kolagen seperti suplemen dan krim wajah sangat populer untuk mengatasi tanda-tanda penuaan seperti kerutan, hilangnya hidrasi kulit, dan nyeri sendi.

Profesional kesehatan juga menggunakan kolagen dan bahan berbasis kolagen di bidang medis untuk beberapa tujuan. Misalnya, mengobati luka, luka bakar, dan borok diabetes.

Selain itu, perusahaan kosmetik menggunakan kolagen dalam produk seperti pelembab dan serum karena sifatnya yang melembapkan dan humektan.

Filler yang mengandung kolagen dapat digunakan untuk menghilangkan garis dan kerutan pada wajah. Suntikan kolagen dapat memperbaiki kontur kulit dan mengisi lekukan.

Sumber kolagen untuk keperluan ini biasanya diambil dari sapi atau babi. Namun, tes kulit harus dilakukan sebelum menggunakan kolagen dari sapi, untuk menghindari kemungkinan alergi.

Kolagen dapat mengisi volume kulit yang relatif dangkal. Semenatara itu, celah yang lebih luas biasanya diisi oleh zat seperti lemak, silikon, atau implan.

Kekurangan kolagen artinya kemunduran jaringan kulit untuk mengerjakan hal yang telah disebutkan di atas.

Efek yang paling dapat diamati adalah kondisi kulit yang rusak, berkerut, kering, tidak elastis dan berbagai tanpa penuaan kulit lainnya.

Salah satu penyebab umum berkurangnya kolagen adalah usia. Oleh karena itu, kulit pada orang yang berusia lanjut biasanya tampak berkerut dan tidak segar.

Selain itu, karena kolagen juga ditemukan pada sistem tualng, kolagen yang menurun seiring bertambahnya usia juga menyebabkan penurunan kekuatan tulang.

Kehilangan dan kerusakan kolagen seiring bertambahnya usia tidak dapat dihindari. Namun, faktor diet dan gaya hidup tertentu dapat mempercepat proses ini. Misalnya, merokok.

Merokok disebut menurunkan kolagen dan menyebabkan penuaan kulit, kerutan, dan hilangnya elastisitas.***

Editor: Alinur Awwalina


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah